Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

15 Juni 2009

Perlu Belajar Lagi

“Utlubul ‘ilmi minal mahdi ilal lahdi” “Tuntutlah ilmu mulai dari buaian hingga liang lahat” Ilmu memang tak ada habisnya. Terlebih jika dalam proses menimbanya muncul rasa kebosanan sehingga ilmu yang ditimba tak kunjung sempurna. Ilmu yang cenderung setengah-setengah tersebut memiliki nilai positif dan negatif tentunya. Positif, jika kita merasa kurang akan ilmu tersebut tentu kita akan melanjutkan proses penimbaan hingga ilmu yang didapat benar-benar paripurna. Akan tetapi dampak yang bernilai negatif cenderung akan menjerumuskan sang penimba bahkan berakibat fatal. Hal ini pasti terjadi kepada semua makhluk di dunia yang berakal dan berlogika. Tak hanya yang masih tergolong muda, yang sudah uzur pun tentu akan merasakan dampak yang tak sedikit membuat penilaian yang berbeda-beda terhadap dirinya sendiri. Contoh ringan jika kita tak pandai bersepeda tentu kita akan belajar. Mulai dari menyeimbangkan, mengayuh dan berakselerasi sampai mampu memanfaatkan kendaraan tersebut demi mencapai tujuan kita. Apa jadinya jika kita mampu menyeimbangkan namun tak berdaya mengayuh ? begitu juga jika kita hendak mengendarai sepeda yang bertenaga mesin tentunya kita harus terlebih dahulu mahir mengendarai yang bertenaga alami. Begitulah pentingnya penyempurnaan penimbaan ilmu. Jika tak sempurna maka kita yang akan dibuat malu. Spesial untuk kawan-kawan yang masih menimba ilmu. Keywords : Amniyatud Da’wah

10 Juni 2009

Infak dan Sedekah

I. INFAK
Infak berasal dari kata anfaqa yang berarti ‘mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu’. Termasuk ke dalam pengertian ini, infak yang dikeluarkan orang kafir untuk kepentingan agamaya (lihat surat al-Anfal: 36). Sedangkan menurut terminologi syariat, infak berarti mengeluarkan sebagian harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran islam. Jika zakat ada nisabnya, infak tidak mengenal nisab. Infak dikeluarkan oleh setiap orang yang beriman, baik yang berpenghasilan tinggi atau rendah, apakah ia disaat lapang atau sempit (surat Ali Imran: 134). Jika zakat diberikan kepada mustahik tertentu (8 asnaf) maka infak boleh diberikan kepada siapapun juga, misalnya untuk kedua orang tua, anak yatim dan sebagainya (al-Baqarah: 215)

II. SEDEKAH
Berasal dari kata shadaqa yang berarti ‘benar’. Orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. Menurut termonilogi syariat, pengertian sedekah sama dengan pengetian infak, termasuk juga hukum dan ketentuan-ketentuannya. Hanya saja, infak berkaitan dengan materi, sedekah memilki arti lebih luas, menyangkut hal-hal yang bersifat nonmaterial. Hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Dzar, Rasulullah menyatakan bahwa jika tidak mampu bersedekah dengan harta maka membaca tasbih, membaca takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami-istri, dan melakukan kegiatan amar ma’ruf nahi munkar adalah sedekah.
Seringkali kata-kata sedekah dipergunakan dalam Al-Qur’an, tetapi maksud sesungguhnya adalah zakat, misalnya firman Allah dalam surat at-Taubah: 60 dan 103. Yang perlu diperhatikan, jika seseorang telah berzakat tetapi masih memiliki kelebihan harta, sangat dianjurkan sekali untuk berinfak atau bersedekah. Berinfak adalah ciri utama orang yang bertakwa (surat al-Baqarah: 3 dan Ali Imran: 134), ciri mukmin yang sungguh-sungguh imannya (al-Anfal: 3-4), ciri mukmin yang mengharapkan keuntungan abadi (al-Faathir: 29). Berinfak akan melipatgandakan pahala disisi Allah (al-Baqarah: 262). Sebaliknya, tidak mau berinfak sama dengan menjatuhkan diri pada kebinasaan (al-Baqarah: 195).

Sumber : Blog Orang

19 Mei 2009

Renungan : Sholat Subuh di Masjid

Seorang pria bangun pagi-pagi buta untuk sholat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pria tersebut jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI, berjalan menuju masjid.

Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yang sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia, sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, dia bertemu seorang pria yang memegang lampu.

Dia menanyakan identitas pria tersebut, dan pria itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali
di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda." Pria pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid. Saat sampai di masjid, pria pertama bertanya kepada pria yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya. Pria kedua menolak. Pria pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan, lagi, jawabannya sama.

Pria pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat. Pria kedua menjawab "Aku adalah Setan" Pria itu terkejut dengan jawaban pria kedua. Setan kemudian menjelaskan,
'Saya melihat kamu berjalan ke masjid, dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa-dosamu. Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal dirumah saja, kamu tetap memutuskan kembali masjid. Karena hal itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu. Saya KHAWATIR jika saya membuatmu jatuh untuk ketiga kalinya, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa-dosa seluruh penduduk desamu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai di masjid dengan selamat.'

Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yang akan kamu dapatkan dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu untuk melaksanakan niat baik tersebut.

05 Maret 2009

SMPN 1 Sera Pasca Tragedi











picture taken by : yayan
feb7th2009

07 Februari 2009

SMP Negeri 1 Sungai Raya

Kejadian : Jum'at, 6 Februari 2009, pukul 17.36 WIB
speechless...

27 Januari 2009

We Will Not Go Down (Song for Gaza)

Michael Heart bikin lagu buat Gaza.


Michael Heart, pria kelahiran Syria yang menetap di Los Angeles, Amerika Serikat, menerima sambutan banyak orang sejak lagunya, We Will Not Go Down, dikenal luas. Musisi Amerika ini mengaku merasa senang dan bahagia dengan album yang ditujukannya untuk anak anak Palestina itu.

Pria yang dibesarkan di Eropa, khususnya di Swiss dan Austria itu, merasa marah dan terharu melihat korban di sekolah PBB yang memberikan inspirasi baginya untuk mengarang lagu yang ditujukan untuk korban Gaza.

Awal Januari 2009, Michael menulis dan sekaligus menyanyikan lagu yang menceritakan situasi masyarakat Palestina in Gaza. Lagu yang diberi judul We Will Not Go Down itu akan terus bergema di hati masyarakat dunia.

lirik :

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

disini juga ada

23 Januari 2009

Jampidum Dukung Polri SP3 Kasus PKS

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan angin segar terkait kasus dugaan kampanye terselubung dalam aksi demo Israel pada 2 Januari lalu.

Jampidum Abdul Hakim Ritonga sepakat dengan pendapat penyidik polri yang menyatakan bahwa kasus ini kurang bukti dan harus segera dihentikan penyelidikannya. Rencana Kepolisian segera menerbitkan SP3 adalah langkah yang tepat.

"Ya, memang (langkah SP3) itu benar, ketentuannya memang begitu," ungkap Ritonga di Gedung Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (23/1/2009).

Kasus PKS, kata Ritonga, harus menjadi pembelajaran bagi Bawaslu, Polri, Kejagung, dan pihak terkait lain dalam menangani perkara pidana pemilu. Semestinya kasus semacam itu harus terlebih dulu dilakukan gelar perkara. "Sehingga jelas apakah ada unsur pidananya atau tidak," tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga kader PKS sebagai tersangka dalam aksi unjuk rasa menentang agreasi Israel. Mereka adalah Tifatul Sembiring, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana, dan Ketua PKS Jakpus M Agus. Hingga kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan.

(Foto : Abdul Hakim Ritonga)

Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum

15 Januari 2009

Demo Bukan Kampanye

"Itu sangat mungkin terjadi karena ini sudah menjelang pemilu. Tapi yang pasti, pengerahan masa oleh PKS itu tidak menyampaikan visi-misi maupun program partai. Jadi ini tidak bisa disebut kampanye," ujar Tifatul.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring, menyatakan siap diperiksa Kepolisian Daerah Metro Jaya. Tifatul akan menerangkan bahwa demonstrasi 2 Januari 2009 lalu bukanlah kampanye.


"Ini murni isu kemanusiaan. Yang perlu diperhatikan adalah justru dipertanyakan rasa kemanusiaan Pengawas Pemilu," kata Tifatul kepada VIVAnews, Rabu, 14 Januari 2009.

Tifatul yang berdarah Batak Karo bercampur Minang itu menjelaskan, saat demonstrasi yang mengerahkan lebih seratus ribu kader itu tak ada imbauan untuk memilih PKS dalam Pemilu. "Tidak ada penyampaian visi-misi PKS. Yang kita serukan murni isu kemanusiaan, bahwa ada tragedi kemanusiaan. Manusia dibantai manusia lainnya," kata Tifatul.

Penggunaan identitas PKS di dalam demonstrasi juga untuk keperluan polisi. Karena PKS tidak merancang sebagai kampanye, PKS hanya mengajukan izin berunjuk rasa ke polisi. "Izin ke polisi itu kan perlu meminta identitas yang jelas. Identitasnya partai yaitu PKS dan kemudian polisi memberikan izin," ujar calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat nomor urut 1 daerah pemilihan Sumatera Utara I itu.

14 Januari 2009

PKS: Harga BBM Jangan Jadi Jualan Politik

Penurunan harga tidak efektif bila tidak diikuti turunnya biaya hidup lainnya.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera parlemen, Mahfudz Siddiq, mengatakan rencana pemerintah menurunkan kembali harga bahan bakar minyak merupakan langkah efektif mengurangi beban masyarakat. Disarankan kebijakan itu tidak terputus hanya sampai di tahap pengurangan harga.

“Bila ingin menurunkan kembali harga bagus-bagus saja,” kata Mahfudz melalui pesan singkat yang diterima VIVAnews, Selasa 13 Januari 2009.

Menurut Mahfudz, pemerintah harus memperhatikan masalah utama yang sekarang ini dihadapi masyarakat. Yaitu kelangkaan bahan bakar minyak dan gas yang terjadi di berbagai daerah. Selama kelangkaan itu tidak teratasi, kata Mahfud, tidak kebijakan penurunan harga itu tidak efektif mengurangi beban masyarakat.

Mahfudz juga mengatakan penurunan harga tidak efektif bila tidak diikuti turunnya biaya transportasi umum. “Kalau tidak demikian, masyarakat hanya akan melihat sebagai jualan politik jelang pemilihan umum saja,” kata dia.

Pejuang Palestina Pukul Mundur Teroris Israel

Pasukan perlawanan Palestina yang dipimpin Brigade Izzuddin Al-Qossam, sayap militer gerakan Hamas berhasil memukul mundur serdadu-serdadu Israel yang berupaya merangseg memasuki Gaza dari berbagai penjuru.
Sumber di Al-Qossam menyebutkan, 11 kendaraan militer Israel di Tel Islam dan Zaitun hancur dalam pertempuran sengit antara pasukan perlawanan dengan serdadu Israel yang berakhir dengan kekalahan di pihak Israel.
Sumber lokal menyebutkan, pasukan Israel berupaya meraih kemenangan paska pidato perdana menteri Ismael Haneya yang menyatakan kegagalan Israel, dengan menyerbu kota Gaza dari berbagai penjuru. Mereka mengerahkan puluhan tank dan helikopternya secara masif disertai bom phospore menggempur sejumlah tempat di Gaza.
Koresponden ifp di Gaza menyebutkan, tank-tank Israel berusaha merangsek ke wilayah Syaikh Ijlin dan Tel Islam, setelah sekian lama terkonsentrasi di Net Sarem, wilayah jajahan Palestina 48. Mereka mulai bergerak menuju Shabra.
Brigade Al-Qossam menghadapi mereka dengan melessakan roket RBG dan roket anti tank serta ranjau-ranjau darat. Serangan yang tak diperkirakan sebelumnya ini mengakibatkan serdadu Israel terpaksa kembali ke pangkalan semula, setelah mereka gagal membumi hangusakan sejumlah permukiman penduduk.
Sementara itu, Komite Perlawanan Rakyat dan Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam mengumumkan, pihaknya berhasil merontokan sejumlah tank dan kendaraan tempur Israel dengan roket RBG mereka.
Beradasarkan berbagai sumber yang ada menyebutkan, pasukan Israel berusaha menutupi kekalahanya dengan menembakan roket-roketnya secara sporadis ke arah warga permukiman hingga menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Operasi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan militer Israel untuk memasuki Gaza, namun selalu berakhir dengan kegagalan.
Sumber : Buletin FS PKS Fans Club

06 Januari 2009

Diam, Sama Dengan Ikut Bunuh Rakyat Palestina

dakwatuna.com - Sebuah Lembaga HAM Palestina mengingatkan bahaya kematian karena lapar atau terputusnya aliran listrik mengancam ribuan nyawa rakyat Palestina sebab blokade yang mencekik mereka sejak tujuh bulan lalu.

Pusat HAM Al-Mizan menyebutkan dalam pernyataan Senin (21/1) yang diterima oleh Infopalestina, kematian jelas mengancam rakyat Palestina jika dunia diam saja dan tidak berdaya menghentikan pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap hak sipil Palestina.
Blokade menghambat bantuan internasional.

Al-Mizan menegaskan, blokade Jalur Gaza oleh Israel sudah sampai pada menutup total Jalur Gaza terhadap bahan bakar, kayu bakar, bahan makanan pokok, obat-obatan, alat medis selama tiga hari berturut-turut. Di hari pertama Israel menghalangi bantuan dari UNWRA PBB yang sangat dibutuhkan oleh 800.000 pengungsi Palestina di Jalur Gaza. Bantuan itu berupa beberapa kontainer tepung, minyak, gula, susu dan lain-lain.

Langkah ini sebenarnya sudah dilakukan Israel dengan blokade parsial sejak tahun 2000. kemudian ditutup total sejak Israel menetapkan wilayah Jalur Gaza sebagai “musuh” enam bulan lalu.

16 Oktober 2007 Israel memutuskan untuk mengurangi bahan bakar ke Jalur Gaza yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik.

Roti Menghilang

Bahan pokok yang makin menghilang adalah roti. Sebagian besar tukang pembuat roti mulai menutup usaha mereka. Sehingga warga setiap harinya hanya berharap bisa memperoleh beberapa potong roti yang sangat jarang mereka peroleh. Di tambah lagi pasokan listrik yang putus. Dalam kondisi kurangnya roti yang merupakan makanan pokok warga Jalur Gaza, harga roti melambung tinggi. Padahal 70% warga Jalur Gaza adalah miskin.

Korban Bertambah Terus

Sejak awal tahun 2008 blokade terhadap Jalur Gaza oleh Israel kini sudah menelan korban 72 orang, 13 invasi Israel yang terakhir hari Senin pagi ini (21/01) yang menelan korban meninggal sebanyak 40 orang, serangan roket udara sebanyak 21 kali.

Pelanggaran Hukum Internasional

Al-Mizan menegaskan, tindakan Israel mencegah masuknya bantuan makanan, obat-obatan ke Jalur Gaza bertentangan dengan pasal 25 hukum HAM dunia dan pasal 11 perjanjian dunia khusus masalah hak ekonomi, sosial dan budaya yakni hak untuk untuk menerima pelayanan kesehatan akal dan jasad, pasal 12 soal ekonomi, budaya, dan sosial dan hak menerima pendidikan.

Tindakan Israel juga bertentangan dengan konvensi Jenewa ke IV pasal 33, 146, 147.

Karenanya, Al-Mizan meminta kepada dunia internasional untuk menghentikan kejahatan Israel dan menghentikan tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza. Al-Mizan juga mengajak seluruh lembaga, tokoh HAM untuk segera melakukan gerakan penekanan terhadap pembuat keputusan di negeri mereka masing-masing agar mengambil keputusan tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan Israel.

Umat Islam, Bersatulah !


dakwatuna.com - Dalam surah Ali Imran: 103, Allah swt. memerintahkan agar kita berpegang teguh terhadap tali Allah dan jauhi perpecahan. Dalam ayat tersebut Allah berfirman: wa’tashimuu bihablillah jamii’aw walaa tafarraquu. Dalam kata wa’tashmuu terkesan makna keharusan bersungguh-sungguh memegang tali Allah. Jangan main-main –apalagi mempermainkan– sedikitpun. Lalu dari kata jamii’aa, tergambar makna bersama-sama, saling melengkapi, penuh nuansa persaudaraan, tanpa sedikitpun permusuhan. Lalu dipertegas lagi dengan kata walaa tafarraquu yang artinya jangan berpecah belah. Allah tidak berfirman: walaa takhtalifuu (jangan berbeda pendapat), sebab perbedaan pendapat dalam wilayah fikih adalah fitrah. Masing-masing manusia Allah bekali kecerdasan akal yang berbeda. Pun juga masing-masing mempunyai kesungguhan yang berbeda dalam mencari ilmu. Maka sudah pasti perbedaan pendapat akan sulit dihindari. Karenanya Allah tidak melarang perbedaan pendapat.

Berdasarkan hal tersebut, perbedaan pendapat pasti akan terjadi sekalipun di zaman Rasulullah saw. Banyak riwayat yang merekam perbedaan pendapat antara para sahabat seperti perbedaan pendapat terhadap teks hadits yang memerintahkan shalat Ashar di Bani Quraidzah. Sebagian sahabat paham bahwa maksudnya bukan tempatnya, melainkan segeranya pergi ke Bani Quradzah. Sebab, shalat Ashar ada waktunya yang tidak bisa ditunda. Namun sebagian sahabat memahami hadits apa adanya, sekalipun kemudian mereka shalat Ashar setelah masuk waktu Maghrib di Bani Quraidzah. Tetapi ternyata perbedaan pendapat tersebut tidak mebuat mereka berpecah-belah. Mereka tetap bersatu dan bersinergi. Demikian juga perbedaan pendapat antara para imam madzhab fikih yang empat: Hanafi, Maliki, Hanbali, dan Syafi’i. Mereka sangat toleran dan saling menghormati. Bahwa perbedaan fikih bukan suatu yang harus menyebabkan perpecahan. Ketika Imam Syafi’i diminta menjadi imam shalat Subuh di pusat wilayah madzhab Hanafi, ia tidak membaca qunut. Ketika ditanya, ia menjelaskan bahwa itu sikap hormat terhadap pendapat madzhab Hanafi yang tidak membaca qunut pada saat shalat Subuh.

Lebih-lebih sekarang, kita menyaksikan umat Islam dibantai dari berbagai arah. Bukan hanya serangan pemikiran, melainkan lebih dari itu: serangan senjata yang menelan ratusan nyawa. Maka bukan saatnya lagi kita centang perenang sibuk dengan perbedaan fikih, perbedaan bendera partai, atau perbedaan nama golongan. Allah yang kita sembah masih sama. Kiblat shalat kita juga masih sama. Jumlah rakaat shalat fardhu kita tidak ada bedanya. Nabi yang kita ikuti juga sama. Nama agama kita sama. Tempat kita melaksanakan ibadah haji juga sama. Lalu apa yang akan membuat kita tidak mau bekerja sama? Apakah hanya karena perbedaan pemahaman terhadap satu teks ayat atau hadits secara fikih lalu kita berpecah belah, saling menjatuhkan bahkan saling menyesatkan?

Sejauh yang saya amati, perbedaan antara kelompok umat Islam yang ada masih sekitar perbedaan fikih dan cara berdakwah. Sebagian mengambil yang tradisional dan sebagian lebih akademis. Sebagian menitikberatkan kepada dakwah dari masjid ke masjid, dan sebagian yang lain fokus pada ashalah sunnah sesuai dengan teks sahih dari Rasulullah saw. Karenanya, kelompok ini sangat teliti mengecek kesahihan hadits dan menyajikannya secara ilmiah. Sebagian fokus pada perbaikan sosial politik supaya lebih bersih, lebih memihak kepada kemaslahan masyarakat secara umum dan lebih sesuai dengan ajaran Islam yang kaffah. Sebagian yang lain memilih misi dakwahnya mengcounter pemikiran sesat. Semua kondisi ini sungguh tidak cukup alasan untuk berpecah-belah.

Karena itu, ayo bersatulah, wahai umat Islam! Umat ini sangat membutuhkan persatuan kalian. Tidak ada persaudaraan tanpa persatuan. Allah tidak akan pernah menurunkan rahmat dan pertolonganNya kepada umat yang berpecah-belah. Karena itu, tanamkan budaya ishlah “fa ashlihuu” karena ini jalan satu-satunya untuk menegakkan persaudaraan (ukhuwah). Allah berfirman dalam surah Al-Hujuraat: 10:
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu; dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat).”

Wallahu a’lam bishshawab.

Dr. Amir Faishol Fath

26 Desember 2008

QS. Maryam (19)

1. Kaaf Haa Yaa Ain Shaad.
2. (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria.
3. Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.
4. Ia berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku.
5. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawali-ku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang anak laki-laki."
6. "Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Yaqub, dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai."
7. Wahai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.
8. Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua".
9. Tuhan berfirman: "Demikianlah". Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali".
10. Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda". Tuhan berfirman: "Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat".
11. Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.
12. "Wahai Yahya! ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh." Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak.
13. Dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dari dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa.
14. Dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.
15. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.
16. Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur.
17. Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
18. Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa".
19. Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci".
20. Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"
21. Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan".
22. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.
23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".
24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
25. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.
26. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini."
27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata:" Wahai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat munkar.
28. Wahai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina!"
29. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?"
30. Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi."
31. "Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup."
32. "Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."
33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali ".
34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya:" Jadilah ", maka jadilah ia.
36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.
37. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.
38. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.
39. Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.
40. Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan.
41. Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Qur'an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.
42. Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya: "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?
43. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.
44. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.
45. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaithan ".
46. Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama ".
47. Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku.
48. Dan aku akan menjauhkan diri dari padamu dan daripada apa yang kamu seru selain dari Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku ".
49. Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Yaqub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.
50. Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.
51. Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al Kitab (Al Qur'an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang Rasul dan nabi.
52. Dan Kami telah memanggilnya dari sebelah kanan gunung Thur dan Kami telah mendekatkannya kepada Kami di waktu dia munajat (kepada Kami).
53. Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi.
54. Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Qur'an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang Rasul dan nabi.
55. Dan ia menyuruh ahlinya untuk bershalat dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya.
56. Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Qur'an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.
57. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
58. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.
59. Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.
60. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.
61. Yaitu surga Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (surga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.
62. Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezekinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang.
63. Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.
64. Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa.
65. Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?
66. Dan berkata manusia: "Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali? "
67. Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali?
68. Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaithan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut.
69. Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.
70. Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.
71. Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
72. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.
73. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: "Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan (nya)? "
74. Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata.
75. Katakanlah:" Barangsiapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya ".
76. Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.
77. Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan ia mengatakan: " Pasti aku akan diberi harta dan anak".
78. Adakah mereka melihat yang ghaib atau ia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah?,
79. Sekali-kali tidak, Kami akan menulis apa yang ia katakan, dan benar-benar Kami akan memperpanjang azab untuknya.
80. Dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu, dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri.
81. Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka.
82. Sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan itu) akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.
83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaithan-syaithan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?,
84. Maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti.
85. (Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat.
86. Dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.
87. Mereka tidak dapat memberi syafaat, kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah.
88. Dan mereka berkata:" Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak ".
89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat munkar.
90. Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh.
91. Karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.
92. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.
93. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.
94. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.
95. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.
96. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.
97. Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur'an itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.
98. Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar?

22 Desember 2008

10 Desember 2008

1 menit untuk mengingat Allah.

Adalah seorang pemuda yang tengah berjalan- jalan ditepi hutan untuk mencari udara segar, ketika dia tengah berjalan, tiba-tiba terdengarlah bunyi auman suara harimau...

Auuuummmm....!!!!! Seekor harimau yang sedang lapar dan mencari mangsa untuk mengisi perutnya dan tiba-tiba sudah berada dihadapan pemuda tersebut. Karena takut, diapun berlari semampu dia bisa, Harimau yang sedang lapar tentunya tidak begitu saja melepas mangsa empuk di depan matanya, harimau itupun mengejar pemuda tadi.

Ditengah kepanikkannya, pemuda tadi masih sempat berdoa, agar diselamatkan dari terkaman harimau,... rupanya doanya dikabulkan, dalam pelariannya dia melihat sebuah sumur tua. Terlintas dibenaknya untuk masuk kedalam sumur itu, karena harimau pasti tidak akan mengejarnya ikut masuk ke sumur tersebut.

Beruntungnya lagi ternyata sumur tersebut ditengahnya ada tali menjulur ke bawah, jadi pemuda tadi tidak harus melompat yang mungkin saja bisa membuat kakinya patah karena dalamnya sumur tersebut.

Tapi ternyata tali itu pendek dan takkan sanggup membantu dia sampai ke dasar sumur, hingga akhirnya dia bergelayut di tengah-tengah sumur. Ketika tengah bergelayut dia menengadahkan mukanya ke atas ternyata harimau tadi masih menunggunya di bibir sumur, dan ketika dia menunduk kebawah, terdengar suara kecipak air. Setelah diamati ternyata ada 2 ekor buaya yang ganas yang berusaha menggapai badannya.

Ya Allah bagaimana ini, di atas aku ditunggu harimau, di bawah buaya siap menerkamku, ketika dia tengah berpikir caranya keluar, tiba-tiba dari pinggir sumur yang ada lobangnya keluarlah seekor tikus putih.

Ciiit... ciiit... ciit... yang naik meniti tali pemuda tadi dan mulai menggerogoti tali pemuda tadi. Belum hilang keterkejutannya dari lobang satunya lagi muncul seekor tikus hitam yang melakukan hal sama seperti tikus putih menggerogoti tali yang dipakai pemuda untuk bergelantungan. Waduh... jika tali ini putus, habislah riwayatku dimakan buaya..!!!

Cemas dia berpikir, jika aku naik ke atas sudah pasti harimau menerkamku. Jika menunggu disini, lama-lama tali ini akan putus dan buaya di bawah siap menyongsongku... Saat itulah dia mendengar dengungan rombongan lebah yang sedang mengangkut madu untuk dibawa ke sarang mereka. Dia mendongakkan wajahnya ke atas dan tiba-tiba jatuhlah setetes madu dari lebah itu langsung tertelan ke mulut pemuda tadi.

Spontan pemuda tadi berkata... Subhanallah... Alangkah manisnya madu ini. Baru sekali ini aku merasakan madu semanis dan selezat ini...!!! Dia lupa akan ancaman buaya dan harimau tadi.

Tahukah kamu, inti dari cerita diatas...???

Pemuda tadi adalah kita semua, harimau yang mengejar adalah maut kita, ajal memang selalu mengejar kita. Jadi ingatlah akan mati. Dua ekor buaya adalah malaikat munkar dan nakir yang menunggu kita di alam kubur kita nantinya. Tali tempat pemuda bergelayut adalah panjang umur kita,.. jika talinya panjang maka pendeklah umur kita, jika talinya pendek maka panjanglah umur kita. Tikus putih dan tikus hitam adalah dunia kita siang dan juga malam yang senantiasa mengikis umur kita. Diibaratkan di cerita tadi tikus yang menggerogoti tali pemuda. Madu setetes adalah nikmat dunia yang hanya sebentar. Bayangkan madu setetes tadi masuk ke mulut pemuda, sampai dia lupa akan ancaman harimau dan buaya.

Begitulah kita, ketika kita menerima nikmat sedikit, kita lupa kepada Allah. Ketika susah baru ingat kepada Allah..

Astaghfirullah…

Gaji Papa Berapa

Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
"Kok, belum tidur ?" sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Imron menjawab, "Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"
"Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?" "Ah, enggak. Pengen tahu aja" ucap Imron singkat.
"Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja. Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?"
Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya. "Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong" katanya.
"Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur" perintah Rudi.
Tetapi Imron tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Imron kembali bertanya, "Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?"
"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah".
"Tapi Papa……."
Kesabaran Rudi pun habis. "Papa bilang tidur !" hardiknya mengejutkan Imron. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- ditangannya.
Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, "Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Imron. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp. 5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih" jawab Rudi.
"Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini". "Iya, iya, tapi buat apa ?" tanya Rudi lembut.
"Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja… Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp. 15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp. 5.000,- makanya aku mau pinjam dari Papa" kata Imron polos.
Rudi pun terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk "membeli" kebahagiaan anaknya.

Hmmm....

17 November 2008

Larangan Setelah Makan

9 hal yang jangan di lakukan setelah makan!


Minum setelah makan, itu bagus. Tapi sembilan hal berikut ini, sebaiknya tidak Anda lakukan setelah makan.

1. MEROKOK
Merokok saja sudah merusak tubuh, apalagi jika dilakukan setelah makan. Berdasarkan penelitian, mengisap satu batang rokok setelah makan, sama saja dengan merokok sepuluh batang, sehingga kemungkinan terserang kanker jauh lebih besar.

2. MAKAN BUAH
Makan buah segera setelah makan sebaiknya dihindari, karena membuat perut dipenuhi udara alias kembung. Sebaiknya, konsumsilah buah 1-2 jam setelah makan atau satu jam sebelum makan. Ini akan membuat perut Anda kenyang dan makan tidak terlalu banyak.

3. MINUM TEH
Daun teh memiliki kandungan asam yang tinggi. Hal ini menyebabkan kandungan protein dalam makanan sulit dicerna. Selain itu, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan zat dalam tubuh hingga 80 persen. Padahal, zat besi sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan kualitas tubuh manusia.

4. MENGENDURKAN IKAT PINGGANG
Mengendurkan ikat pinggang dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.

5. MANDI
Mandi yang dilakukan setelah makan akan menaikkan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan di dalam perut.

6. BERJALAN-JALAN
Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang telah Anda makan.

7. LANGSUNG TIDUR
Jangan ikuti kantuk Anda. Tidur setelah makan membuat makanan tidak dapat dicerna secara baik. Akibatnya, usus mengalami kembung dan terjadi peradangan.

8. MINUM AIR ES
Air dingin akan membekukan makanan berminyak, terutama berlemak, yang Anda santap. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan akan mengakibatkan menyempitnya saluran-saluran pencernaan sehingga menimbulkan kegemukan. Gantilah dengan minum air hangat.

9. PERGI
Kebiasaan ini tidak berdampak pada kesehatan Anda, sih. Tapi kok kurang sopan, ya. Heeeeee heeee

sumber: Uni Faisal Jr.
diposting kembali oleh : M. Zuhri

07 November 2008

Tidur Telentang

-BREAKING NEWS-

Menurut penelitian yg di lakukan oleh para Profesor ahli dari Jepang selama hampir 20 tahun akhirnya mereka mengumumkan keputusan yg sangat mengejutkan kita semua tentang cara kita tidur selama ini.
Ternyata tidur telentang sangat tidak di anjurkan sama sekali oleh para peneliti dari Jepang. Berikut kutipan dari Prof. Dr. Rogosaku :
"Kalo tidur jangan sekali kali TELENTANG!!.. Karena tidur TELENTANG itu bisa mengganggu kesehatan anda. Beberapa survei telah dilakukan dan menghasilkan bukti yang akurat."

Orang2 yg tidur TELENTANG akan mengalami hal2 sebagai berikut:

1.Susah bernafas
2.Tersedak
3.Pencernaan terganggu
4.Yg paling fatal, dapat menyebabkan KEMATIAN!!.. .

Oleh karena itu, mulai saat ini jangan tidur TELENTANG, sebab jangankan tidur TELEN TANG, TELEN BAUT saja susahnya setengah mati......
Jadi tidur yang aman cukup tidur dengan TELEN LIUR aja ya. Serius amat mbacanya.... .. :p

22 Oktober 2008

Yang Ada Dan Yang Tidak Ada

Dia (prof) bertanya pada murid” nya
“apakah Tuhan menciptakan segala
sesuatu yang exist di dunia ini?”
Murid”nya menjawab : “Ya, betul”
“Semuanya?”tanya profesor
“iya, semuanya” jawab murid2nya
“kalo begitu, Tuhan juga menciptakan
kejahatan, karena kejahatan itu exist”
Murid2 terdiam…
Tiba-tiba ada seorang murid
berkata “boleh saya menanyakan
sesuatu?”
Profesor : “tentu saja”
murid : “apakah dingin itu exist?”
Profesor : “tentu saja dingin itu
exist, apakah kamu tidak pernah merasa
dingin?”
murid : “pak, Sesungguh nya, dingin
itu tidak exist, dingin adalah masa
saat hilangnya panas”
“panas itu exist,
kita mempelajari
perpindahan panas
bukan perpindahan dingin
kita menciptakan
kata dingin untuk menjelaskan ketidak
adaan rasa panas”
“apakah gelap itu exist?”
profesor : ” yah, gelap itu exist”
murid : “sekali lagi anda salah, gelap
adalah ketidak adaan terang”
“kita bisa mempelajari terang dan
cahaya, tapi tidak gelap”
“gelap adalah penjelasan akan
ketidakadaan cahaya”
“jadi apakah kejahatan itu exist?”
“Tuhan tidak menciptakan kejahatan, tapi
kejahatan ada karena ketidakadaan Tuhan
dalam hati manusia, Ketidakadaan
cinta, kemanusiaan, dan iman.”
“cinta dan iman itu seperti cahaya dan
panas, mereka exist”
kejahatan adalah penjelasan akan
ketidakadaan cinta, kemanusiaan dan
iman”
giliran sang profesor yang terdiam